Home | Informasi | Gerhana Bulan Total Pada Oktober 2014

Gerhana Bulan Total Pada Oktober 2014

Gerhana Bulan Total Pada Oktober 2014 – Menurut informasi bahwa pada pada bulan ini oktober 2014 akan terjadi gerhana bulan total pada oktober 2014, tepat pada tanggal 8 Oktober 2014. Sebagai ummat muslim, maka ada ibadah yang luar biasa yang dilakukan pada saat gerhana baik gerhana bulan maupun gerhana matahari. Ibadah itu adalah melakukan Sholat Gerhana.

Gerhana baik itu gerhana matahari maupun gerhana bulan yang akan terjadi pada tanggal 8 oktober 2014  merupakan bukti kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Gerhana merupakan sebuah kejadian besar yang banyak dianggap remeh manusia. Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam justru memperingatkan umatnya untuk kembali ingat dan segera menegakkan shalat, memperbanyak dzikir, istighfar, doa, sedekah, dan amal shalih tatkala terjadi peristiwa gerhana.

Dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sabdanya:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bukti tanda-tanda kekuasaan Allah. Sesungguhnya keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Gerhana Bulan Total Pada Oktober 2014

Gerhana bulan total tahun 2014 ini Insha Alloh akan terjadi pada tanggal 8 Oktober 2014. Seluruh wilayah Indoensia bisa menyaksikannya. Gerhana Bulan total akan berlangsung sejak pukul 15.14 – 20.25 WIB. Namun, periode totalitas hanya berlangsung selama satu jam, mulai 17.24 – 18.24 WIB.

gerhana bulan total oktober 2014

Wilayah terbaik untuk menyaksikan seluruh tahapan gerhana Bulan total adalah Indoensia Timur. Wilayah Indonesia Barat hanya bisa menyaksikan saat totalitas gerhana.

Apa itu Gerhana

Dalam istilah fuqaha gerhana dinamakan kusûf, yaitu hilangnya cahaya matahari atau bulan atau hilang sebagiannya dan perubahan cahaya yang mengarah ke warna hitam atau gelap. Kalimat khusûf semakna dengan kusûf. Ada pula yang mengatakan kusûf adalah gerhana matahari, sedangkan khusûf adalah gerhana bulan. Pemilahan ini lebih masyhur menurut bahasa.

Sholat Gerhana

Pada waktu terjadi gerhana, ummat islam di sunnahkan untuk melaksanakan shalat gerhana. Yaitu shalat yang dikerjakan dengan tata cara dan gerakan tertentu, ketika hilang cahaya matahari atau bulan atau hilang sebagiannya.

Shalat gerhana di mulai dari awal gerhana matahari atau gerhana bulan sampai gerhana tersebut berakhir.

Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah sampai kembali terang.” (Muttafaqun ‘alaihi).

Untuk itu, ketika terjadi gerhana seperti gerhana bulan yang akan terjadi pada tanggal 8 Oktober 2014, marilah kita melaksanakan sholat gerhana di mesjid. Sholat gerhana merupakan sholat yang dilakukan hanya pada saat terjadi gerhana, baik itu gerhana matahari atau gerhana bulan.

Kapan Sholat Gerhana 8 Oktober 2014 di lakukan?

Bila menurut informasi Gerhana Bulan total 8 oktober 2014 akan berlangsung sejak pukul 15.14 – 20.25 WIB, maka sholat gerhana dilakukan di waktu terjadinya gerhana.

Saya sendiri pernah mendengar pengumuman ketika melakukan sholat jumat minggu lalu, bahwa sholat gerhana di mesjid itu akan dilaksanakan setelah sholat maghrib. Datanglah ke mesjid pada jam jam gerhana terjadi dan berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah.

Tata Cara Shalat Gerhana

Sholat gerhana dilakukan 2 (dua) raka’at, namun tata caranya berbeda dengan sholat sunnat biasanya, berikut adalah tata cara sholat gerhana:

  1. Bertakbir, membaca doa iftitah, ta’awudz, membaca surat al-Fâtihah, dan membaca surat panjang, seperti al-Baqarah.
    Ruku’ dengan ruku’ yang panjang.
  2. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) seraya mengucapkan: sami’allhu liman hamidah.
  3. Tidak sujud (setelah bangkit dari ruku’), akan tetapi membaca surat al-Fatihah dan surat yang lebih ringan dari yang pertama.
  4. Kemudian ruku’ lagi dengan ruku’ yang panjang, hanya saja lebih ringan dari ruku’ yang pertama.
  5. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) seraya mengucapkan: sami’allahu liman hamidah.
  6. Kemudian sujud, lalu duduk antara dua sujud, lalu sujud lagi.
  7. Kemudian berdiri ke raka’at kedua, dan selanjutnya melakukan seperti yang dilakukan pada raka’at pertama.

Demikian tata cara shalat gerhana, semoga bermanfaat.

Fenomena Langit Lainnya Pada Oktober 2014

Selain akan terjadi gerhana bulan total pada oktober 2014 ini, sejumlah fenomena langit menarik lainnya akan bisa disaksikan sepanjang bulan Oktober 2014 ini.

Beberapa di antaranya adalah fenomena yang sangat jarang terjadi dalam sejarah. (sumber: sains.kompas.com)

Planet Uranus Tampak dengan Mata Telanjang

Planet Uranus bakal mencapai jarak terdekat dengan Bumi dan sepenuhnya disinari Matahari. Planet itu akan tampak dengan mata telanjang pada 7-8 Oktober 2014. Uranus yang tampak dengan mata telanjang ini akan jadi pemandangan yang mengagumkan ketika gerhana Bulan total berlangsung pada 8 Oktober 2014.

Planet Uranus yang bisa dilihat dengan mata telanjang adalah fenomena yang sangat langka.

Hujan Meteor Orionids dan Draconids

Hujan meteor Orionids akan memuncak pada 8-9 Oktober 2014. Sementara, hujan meteor Draconids bakal optimal pada 21-22 Oktober 2014. Hujan meteor Orionids tidak akan optimal sebab cahaya Bulan mengganggu pengamatan. Sebaliknya, hujan meteor Draconids menjanjikan.

Hujan meteor Draconids paling baik disaksikan saat dini hari menjelang Subuh. Puluhan meteor akan tampak tiap jamnya.

Hujan meteor Draconids disebabkan oleh terbakarnya debu komet Halley di atmosfer Bumi. Sementara hujan meteor Orionids disebabkan oleh debu komet 21P Giacobini-Zinner.

Badai Meteor di Mars

Komet Siding Spring akan mencapai titik terdekat dengan Mars pada 20 oktober 2014 nanti. Jaraknya hanya 135.000 km dari inti planet itu. Komet akan menyemburkan debu yang kemudian bakal terbakar di atmosfer Mars yang tipis. Sebuah badai meteor dahsyat akan terjadi.

Badai meteor itu sebenarnya tak bisa dilihat langsung dari Bumi. Namun, wahana antariksa di Mars mungkin bisa memotret fenomenanya sehingga manusia bisa melihat kedahsyatannya.

Bulan Mini

Jika sebelumnya ada supermoon, kini ada mini moon. Bulan akan mencapat jarak terjauh dengan Bumi pada 20 Oktober 2014. Jarak bulan pada saat itu hanya 404.898. Bulan bakal tampak beberapa persen lebih kecil. Namun, tetap sulit untuk membedakan ukurannya.

Semua fenomeno-fenoma tersebut merupakan tanda kekuasaan Alloh, karena tidak ada satu kejadian di antara sekian banyak kejadian yang ditampakkan Allah Subhanahu wa Ta’ala di hadapan hamba-Nya, melainkan agar kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kekuasaan yang Allah ‘Azza wa Jalla tampakkan tersebut.

Demikianlah informasi mengenai Gerhana Bulan Total Pada Oktober 2014, semoga bermanfaat!

berbagi itu indah, mulia & menyenangkan
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top